Semua tulisan di sini adalah hasil uneg-uneg kala bete berat, jam kuliah kosong, dan ketika hotspot kampus bisa diajak kerja sama.
RSS

About Me

Foto Saya
LiliQue
Anak bungsu dari 4 bersaudara. Waktu kecil nakal setengah mati dan hobi banget berkelahi. Sekarang jadi mahasiswi teknik informatika Universitas Negeri Malang yang masih aja sering pulang karena kangen masakan ibu tercinta (yah gimana ga kangen masakan rumah kalo makanan anak kos ya begitu-begitu aja!). Punya rambut panjang sepunggung tapi sering dipanggil 'Mas', tinggi semampai (a.k.a semeter tak sampai). Selalu dapat peran jadi hantu kalo ada drama gara2 punya mata besar dan nakutin kalo melotot. Enggak terlalu berbakat berurusan sama anak kecil karena kalo ada anak kecil yg tadinya diam pasti cemberut begitu liat aku, yg tadiny ketawa ngakak malah nangis terisak..(ga tau knapa padahal akunya diem aja...ckck...ckck...).
Lihat profil lengkapku
Welcome to My Blog

Yang melirik Blog seadanya ini..

Tampilkan postingan dengan label Arsip Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsip Kuliah. Tampilkan semua postingan

Membuat Login Form Sederhana (dengan PHP dan Javascript)

      Login form merupakan sesuatu yang sering kita temui di berbagai website. Mau masuk friendster, Login dulu ; mau update status di facebook, harus login dulu juga; mau menulis uneg-uneg di blok, mesti ngisi login dulu..Login, login, login dan login, kenapa harus login? Jawaban gampangnya ya supaya account yang kita miliki tidak dibobol atau diakses sama orang-orang yang tidak bertanggungjawab+tidak berhak!! itu jawaban gampangnya, kalo jawaban susahnya ya..silahkan mikir sendiri deh.. he..he..he..

      Susahkah membuat login form? Well, enggak ada yang susah sejauh kita berusaha. Toh meskipun sempat bingung selama beberapa waktu, pencerahan akhirnya datang dari salah seorang teman..(thanks so much..Pren!!). Login Form yang kubuat ini masih sangat sederhana alias tanpa koneksi dengan basis data apapun, tapi punya karakteristik :
1. Scripting javascript untuk validasi awal, jadi kalau textfield nya ga diisi, atau diisi dengan angka, program akan mengeluarkan peringatan untuk mengisi text field itu dengan benar.

2. Jika men-submit form kosong, kursor akan dikembalikan ke field username.
3. Ada validasi dari PHP untuk memastikan bahwa karakter yang dimasukkan adalah string.

4. jika username dan password sesuai dengan nilai yang sudah didefinisikan sebelumnya maka muncul ucapan : Selamat datang...(nama user) tapi kalo gak sesuai maka yang muncul : username dan password Salah!!!


Trus cara buatnya?

Ikuti resep berikut ini....

Untuk memenuhi karakteristik ke 1, digunakan javascript. peringatan tentang username dan password harus diisi serta form tidak boleh kosong bisa ditampilkan dengan menggunakan kotak dialog.

cuplikan kodenya : alert("Isilah Username dan Password sesuai ketentuan!! Username dan Password harus berupa huruf!! ");
Sementara untuk mengecek apakah username dan password berupa huruf digunakan :
function cekuser(a) {

re = /^[A-Za-z]{1,}$/;<!--username harus berupa huruf, baik huruf besar ataupun kecil dan banyaknya minimal 1 huruf--!>
return re.test(a);
}


function cekpassword(a) {

re = /^[A-Za-z]{8,}$/; <!--password harus berupa huruf, baik huruf besar ataupun kecil dan banyaknya minimal 8 huruf--!>
return re.test(a);
}
Untuk mengembalikan kursor ke username bila form di-submit dalam kondisi tidak diisi, digunakan: username.focus

Lalu untuk mengecek apakah karakter yang dimasukkan berupa string atau bukan dengan menggunakan PHP, maka digunakan casting is_string.
kode lengkapnya adalah sebagai berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"

"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">


<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

 
<head>

<title>Login Sederhana</title>


<link rel="stylesheet" href="tgsprak.css" type="text/css"/>


</head>

 

<body bgcolor="#69e0f5">
<script language="JavaScript" type="text/javascript">
function cekuser(a) {

re = /^[A-Za-z]{1,}$/;<!--username harus berupa huruf, baik huruf besar ataupun kecil dan banyaknya minimal 1 huruf--!>
return re.test(a);

}

function cekpassword(a) {

re = /^[A-Za-z]{8,}$/; <!--password harus berupa huruf, baik huruf besar ataupun kecil dan banyaknya minimal 8 huruf--!>
return re.test(a);
}
function checkForm(b) {

if (!cekuser(b.username.value)) {

alert("Isilah Username dan Password sesuai ketentuan!! Username dan Password harus berupa huruf!! ");

b.username.focus();
return false;
}
if (!cekpassword(b.password.value)) {
alert("Masukkan Password dengan benar!! Password minimal terdiri dari 8 huruf!!");
b.password.focus();
return false;
}
return true;
}
</script>

<div id="wrapper">
<div id="kotak1">

<form name="form1" action="<?php $_SERVER['PHP_SELF'];?>" method="post" onsubmit="return checkForm(this)">
<div id="user">Username <input type ="text" name ="username" /></div>
<div id="pass">Password <input type ="text" name ="password" /></div>
<div id="ok"><input type ="submit" value="OK" /></div>
<div id="batal"><input type="reset" value="Batal" /></div>
</form>
</div>
<div id="kotak2">
<?php
if (is_string($_POST['username'])){
if (($_POST['password']=='silvercyber')&&($_POST['username']=='silver')){echo 'selamat datang : ' .$_POST['username'];}
else{echo 'Username dan Password anda SALAH!!!';}
}
?>
</div>
</div>
</body>
</html>

Kode css nya :
#wrapper{

margin:auto;

width:750px;

height : 600px;

background: #69e0f5;

}

 
#kotak1{

margin:50px auto;

width:400px;

height : 220px;

background: #b4edf7;

border: 3px solid blue;

}

#kotak2{

margin:auto;

width:400px;

height : 90px;

font-family: garamond;

font-size: 30px;

color:red;

}

#ok{
margin:30px 175px;

}


#batal{

margin:auto 10px ;

}

 
#user{

margin: 30px 60px auto;

font-family: arial;

font-size: 20px;

color:blue;

}
 #pass{

margin: 20px 60px auto;

font-family: arial;

font-size: 20px;

color:blue;

}

Username yang ditentukan sebelumnya umpamakanlah 'cyber' dan passwordnya 'silvercyber, maka bila username dan password benar, tampilannya adalah sebagai berikut :



















Kalo username dan password yang dimasukkan salah, tampilannya :


Nah, kalau username dan hurufnya ada angkanya, tampilannya jadi seperti ini :

Selamat mencoba deh...



Read More.. 2 komentar

Membuat Kalkulator Sederhana pada Web dengan Menggunakan Java Script

      Kalkulator yang aku maksud di sini itu memang kalkulator yang sangat sederhana, hanya bisa menangani operasi dasar matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Model interfacenya seperti berikut :

  
        Kita bisa memasukkan bilangan-bilangan yang ingin dijumlahkan, dikurangkan dll di dua kotak yang terletak di antara listbox berisi operator matematika tersebut. kemudian saat menekan tombol Submit maka hasil dari operasi matematika akan tampil di kotak paling bawah.

Nah, kode HTML dan Java Scriptnya adalah sebagai berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
    "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">

<head>
<title>Kalkulator Sederhana</title>
</head>

<body>
<script  language="JavaSvript" type="text/javascript">
function getTextValue1() { var myForm=document.form1;
alert("Nilai Teks:" + myForm.operan1.value);
}
function getSelectedValue() { var myForm=document.form1;
alert("Nilai Selected:" + myForm.operator.value);}
function getTextValue2() { var myForm=document.form1;
alert("Nilai Teks:" + myForm.operan2.value);
}
function getOperationValue() { var myForm=document.form1;
if (myForm.operator.value == "+"){myForm.submit.value = parseInt (myForm.operan1.value)+ parseInt(myForm.operan2.value)}
if (myForm.operator.value == "-"){myForm.submit.value = parseInt (myForm.operan1.value)- parseInt(myForm.operan2.value)}
if (myForm.operator.value == "*"){myForm.submit.value = parseInt (myForm.operan1.value)* parseInt(myForm.operan2.value)}
if (myForm.operator.value == "/"){myForm.submit.value = parseInt (myForm.operan1.value)/ parseInt(myForm.operan2.value)}
myForm.hasil.value=myForm.submit.value;
}


</script>

<form name="form1" action="#">
<input type="text" name="operan1" onchange="getTextValue1();"/>
<!--input type="submit" value="submit" onclick="getTextValue()"/-->
<select name="operator" onchange="getSelectedValue();">
    <option value="+">+</option>
    <option value="-">-</option>
    <option value="*">*</option>
    <option value="/">/</option>
</select>

<input type="text" name="operan2" onchange="getTextValue2();"/>
<input type="button" value="submit" onclick="getOperationValue();"/>
<input type="text" name="hasil" value=""/>

</form>
</body>
</html>


Sampai jumpa di posting berikutnya....v(^-^)v




Read More.. 1 komentar

Menata Layout Web dengan CSS (part 2)

       Penggunaan CSS dalam layout web tidak hanya sebatas untuk menentukan margin, memberi border dan mewarnainya tapi juga bisa digunakan untuk menambahkan background pada komponen tersebut serta memodifikasi list menu sehingga terlihat lebih menarik. Modifikasi apa yang bisa dibuat untuk list menu? Salah satunya adalah dengan membuat warna background dari menu yang ditunjuk kursor berubah misalnya seperti pada Gambar a berikut :

Gambar a

        Perhatikan list menu di sisi kiri contoh website pada Gambar a. Bila tidak ditunjuk oleh kursor, background menu berwarna abu-abu gelap tapi begitu disorot oleh kursor warnanya berubah menjadi biru.
Membuat tampilan website seperti Gambar a sebenarnya tidak serumit kelihatannya. kita bisa memanfaatkan layout web yang kita buat pada postingan sebelumnya (Menata Layout Web dengan CSS (part 1) ) dengan menghapus border yang tidak diperlukan dan memberikan background pada tiap komponen yang kita inginkan.  Untuk memberikan background kita bisa menambahkan :
background: #000 url(nama_file.jpg);
pada style di file css komponen yang ingin kita beri background. Sementara itu untuk kotak pencarian/ search kita bisa menambahkan :
<input type="text"/>
pada file .html.
         Untuk lebih jelasnya, source kode file .html nya adalah sebagai berikut :

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
    "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>lay out simple</title>
<link rel="stylesheet" href="tgsprak2.css" type="text/css"/>
</head>


<body>
<div id="wrapper">
    <div id="header">
        <div id="logo"> <img src="logo.png"  alt="background" height="80" width="80"/></div>
        <div id="text"> TEKNIK ELEKTRO<div id="search">Search</div><div id="kotakcari" ><input type="text"/></div></div>
        <div id="home">Home</div>
        <div id="sitemap">Sitemap</div>
        <div id="RSS">RSS</div>
        <div id="contact">Contact</div>
        <div id="about">About Us</div>
       
    </div>
    <div id="webbody">
        <div id="sidebar">
        <div id="sidemenu">
        <ul>
            <li><a href="#">Home</a></li>
            <li><a href="#">News n Media</a></li>
            <li><a href="#">Tutorials</a></li>
            <li><a href="#">Tips n Tricks</a></li>
            <li><a href="#">Downloads</a></li>
        </ul>
        </div>
        </div>
        <div id="sidebar2">
        <div id="top"></div>
        <div id="content">
            <div id="textcontent">Kecerdasan Buatan</div>
            <div id="textcontent2">
                Istilah kecerdasan buatan sebenarnya berasal dari bahasa Inggris: “Artificial Intelligence”.
                Jika diartikan tiap kata, artificial artinya buatan, sedangkan intelligence adalah kata sifat yang berarti cerdas.
                Jadi artificial intelligence maksudnya adalah sesuatu buatan atau suatu tiruan yang cerdas.
                Cerdas di sini kemungkinan maksudnya adalah kepandaian atau ketajaman dalam berpikir, seperti halnya otak manusia
                dalam menyelesaikan suatu masalah.
               
            </div>
        </div>
   
            <div id="right">
            <div id="textright">Events</div>
            <ul>
                <li><a  href="#">Seleksi Tim Robot</a></li>
                <li><a  href="#">Kuliah Tamu "Logika Fuzzy"</a></li>
                <li><a  href="#">Sosialisasi Praktek Industri</a></li>
                <li><a  href="#">Pendaftaran PPL</a></li>
            </ul>
            </div>
        </div>
    </div>

    <div id="footer">
    <div id="textfoot"align="center">2010 Teknik Elektro UM, Malang, Indonesia</div>
    <div id="textfoot2"align="center">copyright : silvercyber19</div>
    </div>
</div>
</body>
</html>

Untuk source kode CSS nya dengan nama tgsprak2.css adalah sebagai berikut :

#wrapper{
margin:auto;
width:750px;
height : 600px;
background: #000 url(wrap.jpg);
}

#header{
margin : 0px auto;
height: 80px;
background: #000 url(header1.jpg);
}

#logo{
margin : 0px 10px;
height: 60px;
width: 60px;
}

#text{
margin : -30px 100px;
color: black;
font-family: verdana;
font-size: 24px;
font-weight: bold;
}

#home{
margin : -60px 455px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 14px;
}

#about{
margin : -60px 685px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 14px;
}

#sitemap{
margin : 45px 515px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 14px;
}

#contact{
margin : 45px 630px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 14px;
}

#RSS{
margin : -60px 580px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 14px;
}

#search{
margin : -10px 400px;
color: white;
font-family: garamond;
font-size: 18px;
width:50px;
height:20px;
}

#kotakcari{
margin: -20px 455px;
}

#webbody{
margin : 5px auto;
height: 455px;

}

#sidebar{
margin : 0px;
float: left;
width:205px;
height: 455px;
border : 2px solid white;
}

#sidemenu ul{
width:205px;
list-style-type:none;
padding:0;
margin:0;
}

#sidemenu a:link,#sidemenu a:visited, #sidemenu a:active{
padding-left:15px;
text-decoration:none;
}

#sidemenu a {
padding:5px 0px 5px 15px; display:block;
background: grey no-repeat center;
margin: 0px 0px 1px; color:#ffffff;
}

#sidemenu a:hover {
background: blue no-repeat center;
color:#ffffff;
}

#sidebar2{
margin : 0px;
float: right;
width:537px;
height: 455px;

}

#top{
margin : 0px;
background: #000 url(top2.jpg);
width:537px;
height: 155px;

}

#content{
margin : 0px;
float: left;
width:322px;
height: 290px;
background: white;
}

#textcontent{
color: black;
font-family: Garamond;
font-size: 24px;
font-weight: bold;
margin: 0px auto;
}

#textcontent2{
color: black;
font-family: verdana;
font-size: 14px;
margin: 0px auto;
}

#right{
margin : 3px;
float: right;
width:200px;
height: 180px;
border: 3px solid #1631b9;
background:#c5cae3;
}

#textright{
margin : 0px auto;
font-family: verdana;
font-size:14px;
font-weight: bold;
}

#footer {
height: 50px;
border: 1px solid blue;
Margin: 5px  auto;
background: #000 url(foot.jpg);
}
#textfoot{

color: white;
font-family: verdana;
font-size: 10px;
margin:8px;

}

#textfoot2{

color: white;
font-family: verdana;
font-size: 10px;
margin:1px;

}


Selamat mencoba dan berkreasi!!!  (^-^)v
Read More.. 0 komentar

Menata Layout Web dengan CSS (part 1)

         Dalam membuat sebuah website, penataan layout sebenarnya memiliki peran yang penting untuk membuat pengunjung tertarik mengunjungi sebuah web tersebut namun terkadang beberapa orang mengabaikan masalah penataan layout website mereka sehingga website menjadi terkesan berantakan. Salah satu cara yang bisa digunakan dalam penataan layout yaitu dengan memanfaatkan css. Jika kita ingin membuat layout website maka dengan menggunakan CSS, kita perlu membuat 2 buah file terlebih dahulu. 1 file berekstensi .html dan yang 1 lagi berekstensi .css. Pada file .css inilah kita bisa meletakkan kode-kode untuk misalnya menata margin dari komponen website, memberi border dan mewarnainya, memberi gambar (background) dan lain-lain.
Misalnya kita ingin membuat layout seperti pada Gambar 1 :
Gambar 1

langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Buat bidang besar dan beri nama misalnya 'wrapper'.
2. Di dalam wrapper kita isi dengan tiga komponen yaitu header, body dan footer.
3. Bagi komponen body menjadi dua bagian, katakanlah namanya komponen sidebar dan sidebar2.
4. Komponen sidebar2 dibagi lagi menjadi 3 komponen yaitu top, content dan right.
5. Buat file .css untuk menentukan style dari masing-masing komponen yang kita buat.

Source kode untuk file .html nya adalah sebagai berikut :

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
    "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>lay out simple</title>
<link rel="stylesheet" href="tgsprak1.css" type="text/css"/>
</head>


<body>
<div id="wrapper">
    <div id="header">header</div>
   
    <div id="webbody">
        <div id="sidebar">sidebar</div>
        <div id="sidebar2">
        <div id="top">top</div>
        <div id="content">content</div>
        <div id="right">right</div>
        </div>
    </div>

    <div id="footer">footer</div>
</div>
</body>
</html>


Sementara untuk file .css nya adalah (sebagai contoh saya menamai file .css dengan tgsprak1.css) :

#wrapper{
margin:auto;
width:750px;
height : 600px;
border: 1px solid red;
}

#header{
margin : 0px auto;
height: 80px;
border: 1px solid yellow;
}

#webbody{
margin : 5px auto;
height: 455px;
border: 1px solid green;
}

#sidebar{
margin : 0px;
float: left;
width:180px;
height: 455px;
border: 1px solid purple;
}

#sidebar2{
margin : 0px;
float: right;
width:537px;
height: 455px;
border: 1px solid purple;
}

#top{
margin : 0px;

width:537px;
height: 155px;
border: 1px solid black;
}

#content{
margin : 0px;
float: left;
width:322px;
height: 290px;
border: 1px solid green;
}

#right{
margin : 0px;
float: right;
width:190px;
height: 180px;
border: 1px solid green;
}

#footer {
height: 50px;
border: 1px solid blue;
Margin: 5px  auto;
}


Nah, Selamat Mencoba....

Read More.. 3 komentar

Disk Defragmenter dan Disk Clean Up

DISK DEFRAGMENTER
•Merupakan program yang dipergunakan untuk mengurutkan atau merapikan file-file yang tidak tersusun rapi. Biasanya pogram tersebut mengurutkan file berdasarkan prioritas atau file yang sering digunakan. Setelah di defrag,file-file akan disusun rapi.


•File-file yang berantakan dalam suatu drive akan menghambat kerja sistem, dan dalam drive biasanya diperlukan kapasitas kosong agar sistem tidak mudah rusak,kapasitas minimumnya biasanya adalah 15% dari kapasitas aslinya. Dalam hal ini virus akan dikenali sebagai file dan ikut dirapikan.


•Manfaat Disk Defragmenter :
1. Menjaga hard drive agar berjalan lebih cepat
2. Meningkatkan peluang dalam memulihkan data jika drive tersebut mengalami crash.





DISK CLEAN UP
•Disk Cleanup berguna untuk sistem windows. Fungsi utamanya adalah membersihkan beberapa file system yang sudah jarang/tidak terpakai. Program ini menjamin agar isi hard disk tidak penuh.


•Dengan program ini, System Restore Windows yang biasanya banyak memakan kapasitas hard disk dapat dikosongkan.


•File yang didelete biasanya :
1. Sampah yang ada di Recycle Bin
2. Temporary Files yang dipakai saat berinternet

Klik di sini untuk melihat video. Read More.. 3 komentar

Kecerdasan Buatan

Sistem informasi adalah suatu sistem yang dapat menghasilkan informasi yang berguna. Suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian,mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. Salah satu jenis dari sistem informasi adalah Articial Intelegence atau Kecerdasan buatan dan sistem pakar.
Artificial Intelegence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.

Komponen
Sebuah sistem pasti memiliki komponen yang menjadi pembentuknya. Demikian pula dengan Kecerdasan Buatan dan sistem pakar, karena dua sistem tersebut termasuk contoh jenis sistem informasi maka kecerdasan buatan dan sistem pakar juga memiliki komponen. Komponen-komponen itu antara lain :
a. Komponen Kecerdasan Buatan
1.Basis Pengetahuan
Basis Pengetahuan berisi pengetahuan yang dibutuhkan untuk memahami, memformulasi, dan memecahkan masalah. Basis pengetahuan tersusun atas 2 elemen dasar yaitu : a.Fakta, misalnya: situasi, kondisi, dan kenyataan dari permasalahan yang ada, serta teori dalam bidang itu. b.Aturan, yang mengarahkan penggunaan pengetahuan untuk memecahkan masalah yang spesifik dalam bidang yang khusus .
2.Mesin Inferensi
Mesin Inferensi (Inference Engine), merupakan otak dari Kecerdasan buatan. Juga dikenal sebagai penerjemah aturan (rule interpreter). Komponen ini berupa program komputer yang menyediakan suatu metodologi untuk memikirkan (reasoning) dan memformulasi kesimpulan. Kerja mesin inferensi meliputi :
a.Menentukan aturan mana yang akan dipakai
b.Menyajikan pertanyaan kepada pemakai ketika diperlukan.
c.Menambahkan jawaban ke dalam memori kecerdasan buatan dan sistem pakar.
d.Menyimpulkan fakta baru dari sebuah aturan
e.Menambahkan fakta tadi (yang telah diperoleh) ke dalam memori
3.Interface Kecerdasan buatan dan Sistem Pakar mengatur komunikasi antara pengguna dan komputer. Komunikasi ini paling baik berupa bahasa alami, biasanya disajikan dalam bentuk tanya-jawab dan kadang ditampilkan dalam bentuk gambar/grafik. Antarmuka yang lebih canggih dilengkapi dengan percakapan (voice communication).
Komponen Sistem Pakar
1.Subsistem Penambah Pengetahuan
2.Basis Pengetahuan
Basis pengetahuan adalah suatu jenis basis data yang dipergunakan untuk manajemen pengetahuan. Basis data ini menyediakan fasilitas untuk kleksi,organisasi dan pengambilan pengetahuan terkomputerisasi.
3.Mesin Inferensi
Mesin inferensi merupakan elemen inti dari sistem intelejensia buatan
4.BlackBoard
Blackboard adalah memori/lokasi untuk bekerja dan menyimpan hasil sementara. Biasanya berupa sebuah basis data.
5.Interface
6.Subsistem Penjelasan
Subsistem Penjelasan adalah kemampuan untuk menjejak (tracing) bagaimana suatu kesimpulan dapat diambil merupakan hal yang sangat penting untuk transfer pengetahuan dan pemecahan masalah. Komponen subsistem penjelasan harus dapat menyediakannya yang secara interaktif menjawab pertanyaan pengguna , misalnya :
1.“Mengapa pertanyaan tersebut anda tanyakan?”
2.“Seberapa yakin kesimpulan tersebut diambil?”
3.“Mengapa alternatif tersebut ditolak?”
4.“Apa yang akan dilakukan untuk mengambil suatu kesimpulan?”
5.“ Fakta apalagi yang diperlukan untuk mengambil kesimpulan akhir?”
6.Subsistem Penyaring Pengetahuan
Seorang pakar mempunyai sistem penghalusan pengetahuan, artinya, mereka bisa menganalisa sendiri performa mereka, belajar dari pengalaman, serta meningkatkan pengetahuannya untuk konsultasi berikutnya. Pada Sistem Pakar, swa-evaluasi ini penting sehingga dapat menganalisa alasan keberhasilan atau kegagalan pengambilan kesimpulan serta memperbaiki basis pengetahuannya.
Karakteriatik kecerdasan buatan dan sistem pakar Kecerdasan buatan dan sistem pakar berhubungan dengan penggunaan komputer untuk melaksanakan tugas atau menyelesaikan masalah yang memerlukan kecerdasan atau kepintaran. Adanya berbagai sudut pandang dalam melihat kecerdasan buatan, mempengaruhi pembentukan karakteristik kecerdasan buatan. Karakteristiknya antara lain adalah :
a.Sistem yang dapat berpikir seperti manusia ( Thinking Humanly) Thinking Humanly adalah pendekatan model kognitif. Dikatakan program dapat berpikir seperti manusia, maka ada beberapa cara untuk menyatakannya, yaitu :
1.Melalui introspeksi mencoba menangkap pemikiran pemikirannya sendiri pada saat berpikir
2.Melalui eksperimen-eksperimen psikologi Sistem ini menggunakan teori pemikiran presisi untuk diekspresikan sebagai program komputer contohnya Sistem Newell & Simon’s GPS (general problem solver) yang mencari penyelesaian masalah “jalan yang dilakukan manusia”. Sistem ini menggunakan gabungan antara model komputer Ai dan teknik psikologi.
b.Sistem yang dapat beraksi seperti manusia ( Acting Humanly) Acting Humanly : Pendekatan Uji Turing. Turing mendefinisikan tingkah laku yang cerdas sebagai suatu kemampuan untuk meniru manusia dalam semua tugas kognitif, mencukupi untuk “fool interrogator”. Uji yang dilakukan Turing merupakan komputer yang akan dijalankan oleh manusia melalui teletype. Jika interrogator tidak dapat membedakan apakah yang diinterogasi manusia atau komputer, maka komputer berintelegensia tersebut lolos dari uji Turing (Turing Test). Untuk lolos dari sistem uji Turing (Turing Test) ini diperlukan :
•Natural Language Processing
•Knowledge Representation,
•Automated Reasoning
•Machine Learning

c.Sistem yang dapat berpikir secara rasional ( Thinking Rationally) Thinking Rationally atau disebut juga The Laws of Thought Approach. Hukum ini memiliki beberapa poin, yaitu :
1. Tidak mudah membuat pengetahuan informal dan menyatakan dalam bentuk formal yang diperlukan oleh notasi logika, khususnya jika pengetahuan memiliki ketidakpastian <>
2. Terdapat perbedaan besar antara dapat memecahkan masalah “dalam prinsip” dan memecahkannya dalam praktek.

d.Sistem yang dapat bertingkah laku rasional (Acting Rationally) Acting Rationally disebut juga The Rational Agent Approach. Adanya mesin inferensi yang benar membuat sistem ini dapat bertindak sebagai rational agent, karena satu cara untuk melakukan aksi secara rasional. Aksi secara rasional adalah menalar secara logika untuk mendapatkan kesimpulan bahwa aksi yang diberikan akan mencapai tujuan, dan kemudian melakukan aksi atas kesimpulan tersebut.

Cara kerja kecerdasan buatan Perangkat lunak kecerdasan buatan berbasis pada representasi serta manipulasi simbolik. Di sini simbol tersebut dapat berupa huruf, kata, atau angka yang merepresentasikan obyek, proses dan hubungan keduanya. Sebuah obyek bisa jadi seorang manusia, benda, pikiran, konsep, kejadian, atau pernyataan suatu fakta. Dengan menggunakan simbol, kita dapat menciptakan basis pengetahuan yang berisi fakta, konsep, dan hubungan di antara keduanya. Kemudian beberapa proses dapat digunakan untuk memanipulasi simbol tersebut untuk menghasilkan nasehat atau rekomendasi untuk penyelesaian suatu masalah.

Untuk lebih jelasnya, klik di sini
Read More.. 2 komentar