Semua tulisan di sini adalah hasil uneg-uneg kala bete berat, jam kuliah kosong, dan ketika hotspot kampus bisa diajak kerja sama.
RSS

About Me

Foto Saya
LiliQue
Anak bungsu dari 4 bersaudara. Waktu kecil nakal setengah mati dan hobi banget berkelahi. Sekarang jadi mahasiswi teknik informatika Universitas Negeri Malang yang masih aja sering pulang karena kangen masakan ibu tercinta (yah gimana ga kangen masakan rumah kalo makanan anak kos ya begitu-begitu aja!). Punya rambut panjang sepunggung tapi sering dipanggil 'Mas', tinggi semampai (a.k.a semeter tak sampai). Selalu dapat peran jadi hantu kalo ada drama gara2 punya mata besar dan nakutin kalo melotot. Enggak terlalu berbakat berurusan sama anak kecil karena kalo ada anak kecil yg tadinya diam pasti cemberut begitu liat aku, yg tadiny ketawa ngakak malah nangis terisak..(ga tau knapa padahal akunya diem aja...ckck...ckck...).
Lihat profil lengkapku
Welcome to My Blog

Yang melirik Blog seadanya ini..

MaKan Tuh CinTA!!!

“Jinta tolong jelasin kenapa. Saya tau belakangan ini kita udah ga semesra dulu. Tapi tolong jangan nuduh saya macam-macam,” kata Langga sambil mengusap mukanya yang lengket-lengket basah.

“So, ngapain juga elo nonton konser nggak jelas itu?!”

“Oh, saya ke sana Cuma nurutin saran Dokter Boyok Oke. Katanya nonton konser Trio Macan Ompong bisa bikin awet muda, tulang kuat,mata sehat, nggak cepat pikun dan lemak perut berkurang…” jelas Langga sambil memegangi perutnya yang buncit semenjak nonton film ‘Mendadak Gendut’.

“Masih aja pinter ngeles ya…Engga Cuma konser itu yang bikin gue sepet. Tapi seabrek kelakuan elo belakangan ini…Elo udah nggak pernah lagi gandeng tangan gue saat nyebrang jalan. Elo udah nggak pernah ngajak ke kafe. Enggak pernah lagi beliin kacang rebus. Enggak pernah nyium gue kayak di terminal bis waktu itu. Lebih nyakitin lagi, elo udah nggak pernah bikinin puisi buat gue lagi..!

“Bentar Ta, saya mo ralat…Waktu itu kita ciuman di bandara, bukan terminal bis..”

“Bodo amat! Mo terminal kek, bandara kek, taman lawang kek..pokoknya hati gue udah terlanjur sakiiit!”

“Mungkin benar selama ini saya nggak pernah lagi melakukan hal yang kamu inginkan. Tapi cintaku nggak pernah berhenti Ta. Lagian tukang jualan kacang rebus udah punah jaman sekarang..” Jinta tak menjawab, matanya melotot tajam,tangannya menggenggam sebuah gelas.

“Pecahkan saja, Ta…Ayo seperti biasanya kan?Biar rame…”

“Dasar kakek-kakek geblek! Ini gelas plastic!Mana mungkin bisa pecah, hah?!”

“Oke…oke..terserah kamu. Saya tetep nggak akan terbawa emosi, saya udah capek kena serangan jantung lagi.”

“Berarti bener, kan? Elo emang udah nggak cinta ama gue…!”

“Tolong Ta..ini kali terakhir kita berantem…jangan ada kata cerai please..Apa pun maumu akan saya lakukan asal kita tetap bersama…” kata-kata Langga cukup menggetarkan. Amat sangat nyetrum. Ia mengatakan kalimat itu dengan penuh perasaan dan mimic yang serius mirip actor Nikolay Sakurta dalam film lama berjudul EGI…“

Cukup lama kita berlari, berjalan , bahkan merangkak bersama….

Keluar masuk hutan hingga nyasar ke pantai…

Ingatkah engkau saat beli selusin gelas di pasar…

Kau pecahkan gelas-gelas itu tiap kali engkau marah…

Aku pun mengaduh tanpa kau suruh

Kita pernah berjanji untuk terus bersama dalam perjalanan

Apakah hanya karena gelas pecah kita mesti menyerah?

Jika kita selalu ingat rumus AAdJ alias Ati-Ati di Jalan.

Kita akan tetap sejalan meski itu pelan

Kita akan selamat dan tak akan lagi nyasar ke hutan lalu ke pantai…


Ngerasa cukup familiar dengan nama-nama dan puisi pelesetan di cerita itu?

Yupzz..itu pelesetan sekuel “Ada Apa dengan Cinta” (mungkin begitulah maunya si pengarang). Ceritanya, Cinta dan Rangga yang udah bertransformasi dengan cukup sukses sebagai Jinta dan Langga sudah jadi kakek-kakek dan nenek-nenek dengan satu cucu yang jail. Hobi berantem, kayak yang udah gue cuplikin di atas.

Cuplikan di atas adalah sepenggal dari salah satu cerita di buku keroyokan berjudul “Makan Tuh Cinta!”. Disusun dari cerita-cerita pilihan hasil lomba di Blogfam.



15 cerita di buku ini bener-bener kocak abis….

Banyak orang bilang cinta itu indah, penuh kerinduan, kebahagian, air mata, suka, duka dan sejenis perasaan romantis bin emosional lainnya; tapi jarang banget orang yang bilang kalo cinta bisa bikin ketawa. Tapi ternyata buku ini membuktikan bahwa cinta yang begitu diagungkan para pujangga macam Rang…eh Langga punya sisi lain yang nggak terduga. Memicu orang menciptakan cerita lucu super gila dan bikin tergila-gila.

Gue rasa, buat kalian-kalian yang ngaku Dewa/Dewi Cinta baca buku ini deh buat tambahan referensi. Tapi kalo kalian Cuma manusia biasa yang merindukan hiburan cinta, buku ini paling asyik buat temen makan kacang rebus, yah..walaupun seperti kata Langga, penjual kacang rebus udah mulai punah, tergusur restoran Fast Food jaman sekarang.

Read More.. 2 komentar

ULTRAVIOLET



Hmm…awalnya gue tertarik nonton film ini karena udah pernah nonton akting nya Mila Jovovich di Resident Evil. Ada sedikit kemiripan sih memang antara dua film itu yaitu basic cerita tentang ‘another creature’ selain manusia, hewan,tumbuhan atau makhluk normal lainnya. Cuma kalo di Resident Evil creature-nya Zombie, nah kalo di sini creature-nya lebih ke Hemophage,meski ada ‘creature’ lain yang disebut ‘Blood Chinois’ (ga tau nih mereka makhluk apaan tapi yang jelas mereka kayaknya demen makan darah Cuma mereka juga bukan Vampire, Nah kalo gitu mereka apaan yah? Siluman nyamuk mungkin, nyamuk kan hobi minum darah juga to?).

Sayang gue ga sempat merhatiin kapan film ini dibuat atau produksinya siapa. Cuma for your information, Film ini rilis lebih dulu daripada Resident Evil…

Cerita film ini bermula saat sebuah virus yang rencananya dibuat untuk membuat prajurit Amerika menjadi lebih kuat mengalami kegagalan. Virus itu malah membuat manusia yang menjadi inangnya berubah menjadi ‘Hemophage’ (gue ga terlalu jelas apa itu hemophage, tapi kayaknya seseorang yang struktur tubuhnya bisa berubah akibat dari kelainan darah ). Karena pihak militer gagal mengisolir virus ini, akhirnya virus ini mulai menjangkiti warga sipil dan menjadi terror bagi mereka yang masih sehat.

Awalnya seorang penderita hemophage ini disuruh mengenakan gelang pengenal sebagai tanda bahwa dia sudah terjangkit virus. Ga bisa dipungkiri lagi, akhirnya para penderita ini dijauhi masyarakat dan dikucilkan, bener-bener diskriminasi deh pokoknya! Kemudian karena penderita makin hari makin banyak, para penderita ini dipanggil untuk ditempatkan dalam suatu daerah khusus. Alasannya sih buat diobati tapi ternyata ga seorang hemophage pun yang pernah muncul lagi setelah masuk ke sana. Ga diceritain di daerah itu mereka diapain, tapi kayaknya ya dibunuh deh…

Sementara itu, oknum-oknum berkuasa bernafsu banget buat membasmi hemophage yang masih tersisa. Dan jelas para Hemophage juga tidak tinggal diam. Walhasil terjadilah saling memata-matai dan susup menyusup.



Tersebutlah seorang hemophage bernama Violet yang berhasil menyusup ke pertahanan Arch Ministry atau Kementrian Agung dan berhasil mencuri senjata yang berhasil mereka kembangkan untuk membasmi para Hemophage. Sebenarnya Violet sudah dipesan untuk tidak melihat senjata itu dan hanya membawanya ke kelompok Hemophage dari ‘atasannya’, tapi violet melanggarnya dan……VOILAAA!!! Senjata pembasmi hemophage itu ternyata seorang anak kecil yang hanya bisa berumur 8 jam!!!

Karena ga tega dan yakin bahwa dengan sedikit ‘modifikasi’ pada darah anak itu dapat menjadi penawar dan membuat para Hemophage kembali normal maka Violet menentang kaumnya dan kabur dengan membawa anak kecil yang belakangan mengaku bernama Six itu.

Sekarang bukan Cuma Kementrian Agung yang memburunya, tapi juga kaumnya sendiri, bahkan kaumnya ini meminta bantuan kepada Chinois Darah untuk menangkapnya (fiuhhh…gue terpana dengan scene pertarungan Violet dan Chinois darah! Bisa bayangin gimana caranya menghindari puluhan peluru sambil menari? Well, kalo ga, silahkan liat scene ini deh!!).

Sayang, setelah menghadapi pertempuran-pertempuran sengit baik dengan kaum hemophage atau Kementrian Agung, nyawa Six ga tertolong karena waktu hidup 8 jamnya sudah abis, jadi Violet menemani Six main-main dulu di sebuah taman bermain sebelum ajal menjemput.

Tapi ternyata bahkan setelah Six tewas, Kementrian Agung masih mengincar jasad Six untuk diutak-atik, mereka merampasnya dari Violet dan membunuhnya (setidaknya begitulah sangkaan mereka). Ternyata Violet berhasil dihidupkan lagi oleh salah satu temannya yang ahli di bidang kimia dan weapon. Violet yang tadinya mengira Six sudah meninggal ingat bahwa saat ia menangis, air matanya jatuh ke jasad Six sehingga otomatis Six berubah menjadi Hemophage dan punya harapan hidup lebih panjang.


Dengan dibantu temannya tadi, Violet menerobos markas besar Arch Ministry untuk menyelamatkan Six sebelum pihak Kementrian memotong-motong tubuh Six (iiihhh…masa’ di film ini para dokter Kementrian kalo mau membedah pake alat yang mirip banget sama gergaji mesin !!!). Di sinilah terjadi pertempuran sengit antara Violet dan Dexus, wakil cardinal Arch Ministry yang merupakan akar dari bencana virus Hemophage. Ternyata tujuan sebenarnya dari Dexus ini bukan membasmi Hemophage (karena Dexus ternyata juga Hemophage), tapi membuat manusia normal terkena virus ini sehingga siapapun yang ingin selamat ya harus berkorban alias mengeluarkan biaya dong!! Duit? Tetep,boleh kas ataupun kredit (setidaknya seperti itulah yang gue tangkap dari pembicaraan Violet dengan Dexus).

Pertempuran terakhir dengan Dexus ini berlangsung di kegelapan yang sedikit menyulitkan buat Violet karena dia adalah seorang Hemophage yang sangat peka terhadap cahaya sementara Dexus dapat melihat maximal dalam kegelapan karena dia bisa mengaktifkan penglihatan mode gelap (kok kayak kamera handphone ya, ada modus gelapnya juga, ha…ha…ha…ha…).

Film ini penuh dengan special effect seperti film-film sejenis lainnya, tapi ada beberapa scene yang special effect-nya terkesan “ BO’ONG BANGET” seperti pas Violet naek motor n dikejar-kejar Kementrian dengan helikopter tempur, keliatan banget kalo itu ga asli, tapi film ini masih lumayan oke kok, ada beberapa scene tentang penggunaan proyeksi trus senjata-senjata yang mereka pakai, seperti pedang atau pistol mampu diprogram muncul dari sebuah gelang! Apalagi ditambah dengan ngliat aktingnya Mila yang berkesan ‘UNBEATABLE WOMAN’ itu, wah…bisa dijadiin inspirasi tuh buat yang pengen jadi cewek kuat dan anti cengeng!!

Buat yang ga suka film sad ending, jangan khawatir, Film ini happy ending kok!!!

Read More.. 0 komentar

EXCEL!!!

Pernah ngerasa sebel banget sama adik ato kakak kita? Well, semua orang yang ga terlahir sebagai anak tunggal pasti pernah ngalamin gimana ‘kisruhnya’ sebel-sebelan sama sodara. Begitu juga tokoh utama komik ini, An-Ji.

An-Ji adalah seorang anak SMA berotak biasa saja dan hobi banget bikin baju boneka yang lahir di keluarga dengan orang tua yang menuntut anaknya punya prestasi akademik yang bagus. Karena An-Ji ini males banget belajar dan hanya hobi main saja, maminya tuh sebel banget sama dia dan sering ngomel habis-habisan dan udah ga keitung berapa kali maminya membuang boneka An-Ji yang dibelinya dengan uang sakunya sendiri (tapi An-Ji jadi hobi banget ngutang sama Tae Kyong sahabatnya, tiap kali duitnya abis buat hobinya itu sampe-sampe temennya ini sebel banget).

An-Ji ini punya kakak cewek, namanya An-Ri. An-Ri adalah cewek maha sempurna dalam dunia perkomikan (setidaknya begitulah yang dipikirkan orang-orang di sekitar An-Ji,termasuk Baek Hee, senior cowok yang ditaksirnya mati-matian),gimana nggak? Dengan otak terancam jenius,wajah cantik, body bak model kondang, ga heran kalo semua orang memujanya dan membuat An-Ji sebel banget sama kakak semata wayangnya ini. Abisnya, An-Ri ini juga rese’ banget sama adiknya dan dia hapal banget barang-barang An-Ji jadi dia selalu mengancam akan memberitahukan pada mami mereka soal komik atau boneka baru An-Ji bila adiknya ini ga mau nurutin permintaannya.

Tapi walau sering perang dunia, mereka ini jauh dalam hati saling sayang lho!! Kalo An-Ji terluka gara-gara kebadungannya, An-Ri pasti ga segan-segan buat merawatnya,begitu pula sebaliknya dengan An-Ji (dan di sinilah cerita ini berawal).

Gara-gara ngebeliin obat di apotik buat An-Ri, An-Ji memergoki Baek Hee (pacar An-Ri) SEDANG MALAK ORANG!!!! An-Ji tentu saja shock berat mengetahui Baek Hee yang sehari-harinya di sekolah dikenal sebagai cowok baik berprestasi nan pengertian ternyata di luaran adalah seorang preman jalanan yang sadis dan ditakuti. Awalnya An-Ji mau langsung ngibrit aja tapi buru-buru kepergok Baek Hee. Karena ancaman Baek Hee, An-Ji tutup mulut. Tapi setelah dia mikir cukup lama, An-Ji pergi menemui Baek Hee dan memberi uang saku padanya agar Baek Hee ga malak orang lagi karena An-Ji takut kalo sampe kakaknya yang ‘penegak keadilan itu’ terluka hatinya kalo tau pacarnya seorang preman.

Tapi bukannya berterima kasih dan tobat, Baek Hee malah terus-terusan neror An-Ji (tapi terornya tuh bukannya bikin merinding karena sadis, malah bikin ngakak sampe sakit perut). Apalagi setelah Baek Hee tahu bahwa uang saku An-Ji bakal dinaikin sama ortunya kalo prestasi akademisnya naik (otomatis setorannya pada Baek Hee juga nambah dong!!), dengan sok baik Baek Hee menawarkan diri jadi guru privat An-Ri!!!

Wetsss…dunia An-Ri yang cerah pun langsung gelap-gulita, apalagi keluarganya ga ada yang tau bagaimana tersiksanya di’gentayangin’ Baek Hee ditambah kecerewetan An-Ri yang mendukung 100% tindakan pacarnya tanpa tahu ‘monster’ seperti apa Baek Hee.

Masalahnya, meski dikerjai habis-habisan sama Baek Hee, tapi An-Ji ga bisa berhenti mikirin cowok yang satu ini. Pokoknya Baek Hee itu the one and only (tapi An-Ji udah rela kalo Baek Hee pacaran ama kakaknya, abis sayang saudara sih…). Dan meskipun berandal banget, Baek Hee ini bener-bener cinta mati sama An-Ri dan ga mau pisah dari pacarnya ini. Sementara itu di sisi lain, Tae Kyong,temen cowok An-Ji, lagi BeTe parah sama An-Ji gara-gara diputusin setiap pacarnya cuma karena pacar-pacarnya itu mengira dia suka sama An-Ji..

Menurut gue pada intinya komik ini pengen nunjukin betapa eratnya jalinan persaudaraan itu, seperti yang digambarkan An-Ji dan An-Ri, mesti sering banget bertengkar dan marahan, tapi mereka ga ragu-ragu berkorban untuk yang lain, ahhh so sweet!!!! Trus ada ungkapan yang pernah diungkapin sama komikusnya yang menurut gue bener-bener “kena” banget!! Gue lupa intinya, tapi pokoknya, Saudara itu adalah orang yang pengen banget kita jitak pas lagi nyebelin tapi kita adalah orang pertama yang akan menonjok orang lain bila mereka menyakiti saudara kita..

Setelah gue pikir-pikir, emang bener sih. gue jarang banget rukun sama kakak cewek gue yang nomor 3, bawaannya pengen marah aja, tapi gue juga yang bakal paling duluan marah dan ngelabrak siapapun yang menghina kakak gue (kakak gue lahir dengan sedikit cacat di wajahnya, tapi Thank’s to God and Technology, setelah beberapa kali operasi, wajahnya jadi normal lagi..) bahkan gue pernah mukul temen cowok gue sampe idungnya berdarah gara-gara dia mengejek kakak gue.

Gimana lanjutannya komik ini? Gue belum tau, gue baru baca sampe jilid 3 sementara total semuanya ada 4 jilid, so.. gue belum baca jilid terakhirnya. Kalo udah, nanti pasti gue posting di lain kesempatan….

Ciaooo…!!!! @(^_^)@

Read More.. 0 komentar

A Moment to remember..

"Everything passes away...
But i wish i could remember my love forever..."




Sebenarnya salah satu hal yang ga gue sukai adalah sad ending film. Makanya setiap gue baca sinopsis film yang mengisyaratkan bakal sad ending, gue ga akan pernah 'menjamah' tuh film. Tapi entah mengapa pas liat cover film ini gue kepengen banget nonton. Alasannya? Karena gue kepengen nangis! Bukannya lagi ada masalah sih,cuma lagi pengen terharu coz jangan2 kalo ga gitu lama-lama hati gue bisa dijadiin arca alias membatu.

Meski nih film diproduksi di korea selatan sana sejak taon 2004, gue ga tau kenapa nih film masih nangkring di deretan recent release-nya VIDEO EZY. Tapi kayaknya nih film dilepas di indonesia raya oleh distributornya sekitar September 2007.


Cerita film ini diawali dengan adegan seorang cewek cantik bernama Kim Su Jin yang menunggu kekasihnya di stasiun,tapi sampe malam sang kekasih ga ketahuan batang hidungnya. Usut punya usut kekasih yang rencananya mau kabur itu ternyata udah punya istri, jadi bisa dibilang Kim Su Jin itu ngerebut suami orang (weleh...jadi kayak acara gosip nih!!),tapi si cowok ga nepatin janji alias ogah kabur.

Kim Su Jin jelas kesel n gondok banget sampai dia ketemu cowok lain karena kejadian konyol dengan sekaleng coca-cola di suatu minimarket. Cowok yang baru dikenalnya ini namanya Choi Cul Soo, orangnya sangar, ga bisa ditebak, n kebetulan kerja sebagai tukang kayu di perusahaan ayah Su Jin. Kehidupan Su Jin yang serba kecukupan baik secara materi maupun kasih sayang beda banget dengan kehidupan Cul Soo yang serba keras dan misterius. Tapi meski begitu,mereka tetep aja pacaran dan melewati hari dengan bahagia bahkan Cul Soo akhirnya lulus ujian sebagai arsitek berkat dukungan Su Jin. Cuma sayangnya, Cul Soo bukan orang yang bisa dengan mudah mengungkapkan perasaan, makanya dia ga pernah sekalipun bilang "I Love U" ke Su Jin dan 'mengkeret' saat Su Jin mengajaknya nikah. Su Jin ga putus asa, dia membawa Cul Soo ke tempat-tempat yang paling romantis dan penuh kenangan demi membuat Cul Soo mengucapkan 'mantra keramat itu' dan mau menikah.
Akhirnya mereka emang nikah sih meski awalnya ditentang ayahnya Su Jin, tapi begitu Sang Ayah sadar betapa besar cinta diantara mereka (ciieee.....!!!, Sang Ayah luluh juga. Abis nikah mereka bisa dibilang keluarga bahagia nih,meski ada satu masalah cukup besar yang bikin mereka berantem yaitu soal Cul Soo yang ga mau maafin ibu kandungnya sendiri (masalahnya apa gue ga terlalu 'ngeh', tapi kayaknya soal hutang), tapi setelah dibujuk Su Jin Cul Soo mau juga maafin.

Masalah lain dimulai saat Su Jin yang dari kecil suka banget lupa sama suatu hal mulai ga bisa mengingat jalan menuju ke kantor dan pulang ke rumahnya, padahal dia selalu melewati jalan-jalan itu selama hampir 3 tahun. Karena penasaran Su Jin pergi ke dokter, dan setelah menjalani berbagai macam tes dia divonis dokter menderita penyakit keturunan yang bernama
Alzheimer yang ga bisa disembuhkan baik dengan operasi ataupun obat.
Su Jin ga ngerti penyakit apa itu sampai dijelasin dokter bahwa dalam waktu dekat dia nggak akan bisa mengingat apa-apa lagi, jalan, keluarganya, dirinya sendiri dan seluruh memori hidupnya. Dia akan mengalami kematian secara mental terlebih dahulu sebelum kemudian meninggal secara fisik.

Siapa sih yang ga shock mendengar hal macam begitu, Su Jiin baru saja mengalami kebahagian setelah peristiwa menyakitkan dengan mantan pacarnya tapi dalam waktu singkat dia harus kehilangan semua kenangan indahnya. Meski Su Jin berusaha menyembunyikan kenyataan ini dari Cul Soo dan keluarganya, pada akhirnya Cul Soo tahu juga karena sikap aneh Su Jin yang tiba-tiba berhenti kerja atau membekalinya dengan 2 kotak nasi tanpa lauk.

Tapi semuanya sedikit terlambat bagi Cul Soo karena Su jin sudah mulai ga bisa mengingat dia lagi dan bahkan mengira Cul Soo adalah mantan pacarnya yang bernama Young Min. Meski dengan hati perih, Cul Soo tetap menyayangi Su jin dan berusaha keras memperlambat hilangnya ingatan Su jin dengan menuliskan hal-hal penting di setiap sudut rumah.

Semuanya berjalan cukup lancar sampai akhirnya Su Jin menghilang dan meninggalkan sepucuk surat untuk Cul Soo yang ditulisnya pada moment tertentu ketik sedikit ingatannya kembali. Di surat itu Su jin mengatakan bahwa satu-satunya orang yang dicintainya hanya Cul Soo dan bahwa sekalipun ingatannya hilang, Cul Soo tetap ga akan bisa terhapuskan karena Cul Soo adalah bagian dari dirinya (suratnya bener-bener menyayat hati banget sampai-sampai gue akhirnya dengan sukses nangis cukup parah
).

Lalu endingnya? Cul Soo akhirnya bisa melacak keberadaan Su Jin. Dia mengajak Su Jin bernostalgia ke tempat pertama kali mereka bertemu dulu, berharap Su Jin mampu mengingatnya meski untuk sesaat. Mereka pergi ke toko tempat mereka bertemu dulu dimana keluarga dan kenalan mereka menunggu di sana. Dalam suasana yang hangat itulah akhirnya Su Jin memperoleh ingatannya sesaat dan saat itu Cul Soo akhirnya berkata
"Saranghae Yo..."
(i love u...)



Satu hal lagi dari film ini yang gue pelajari, bahwa ingatan ternyata begitu berharga. Meski sering kelimpungan pas ngadepin ujian hapalan karena kapasitas memori yang kecil dan ga pernah di-up grade, tapi ngeliat film ini gue jadi menyadari betapa berharganya ingatan itu. Trus meskipun endingnya ga terlalu happy (karena Su Jin pasti juga akan melupakan pernyataan cinta Cul Soo) tapi seenggak-enggaknya Cul Soo berhasil mengatakan perasaannya untuk menghapus kegundahan Su Jin. Menurut gue 'A moment to remember' yang sebenarnya adalah moment saat perasaan mereka tersampaikan satu sama lain.
Film ini dapat banyak penghargaan di ajang internasional karena mengangkat tema yang ga biasa tentang Alzheimer yang berbahaya namun sayangnya kurang dipahami masyarakat sehingga penanggulangannya sulit.

Hmmm...coba aja bandingin sama sinetron-sinetron indonesia yang kalo udah kehabisan cerita ujung-ujungnya pasti ada aja yang tokoh utamanya dibikin amnesia , ihhh...ga banget deh!! sama sekali ga ada gregetnya, bukannya bikin terharu, malah bikin mual!!!
Jadi para sineas Indonesia, berjuanglah dengan keras untuk menghasilkan sesuatu yang berbobot.....
Read More.. 0 komentar

GABRIEL

Film ini kalo gue ga salah adalah produksi Australia yang rilis sekitar bulan November 2007, tapi baru sempet gue tonton pas lagi liburan semester. Ga tau kenapa, gue punya kecenderungan suka sama film-film 'dark' sejenis film ini ato Underworld.
Film ini bercerita tentang pertempuran yang terjadi antara para iblis dan malaikat di suatu kota di bumi. Tiap golongan, baik iblis ataupun malaikat hanya boleh mengirimkan satu saja 'ksatrianya' untuk tiap generasi. Tapi selama beberapa tahun, iblis yang menang, dipimpin oleh Sammael, menguasai kota ini dan mengubahnya jadi kota kegelapan yang mengutuk cahaya.
Akhirnya mungkin karena ga tahan kalah terus, surga mengirimkan para malaikat perangnya satu persatu turun ke bumi untuk membasmi para iblis. Meski masih memiliki kekuatan malaikat, tapi begitu udah jatuh ke bumi mereka akan berada dalam tubuh manusia dan bisa saja mati. Yang bikin tambah mengenaskan, kalo iblis atau malaikat mati di dunia manusia, ya udahhh...whusshh..whussh..bablas angine alias habis perkara. Mereka benar-benar musnah, ga ada jiwa ataupun roh.
Tapi sayangnya, 6 dari 7 malaikat yang dikirim surga itu gatot alias gagal total. Uriel, Ithuriel, Amithiel dan Raphael hilang ga tentu rimbanya sementara seorang lagi, Remiel, dan Michael yang dianggap malaikat terkuat tewas.
Tinggallah Gabriel (Andi Whitfield) yang akhirnya diturunkan (Fyuhh..cowok ini bener-bener super keren n gentle banget..bikin semangat nonton!!!). Gabriel nih malaikat yang idealis dan gimana ya...cenderung naif, tapi dia punya rasa tanggung jawab gede. Dengan kekuatannya dia mulai menemukan satu-persatu malaikat yang hilang. Cuma sayang, pada akhirnya iblis berhasil membunuh 'saudara-saudaranya' itu. Gabriel marah besar nih, dia labrak n bunuh deh iblis-iblis itu (adegan fighting antara Gabriel dan Ahriman, si gembong narkoba, menurut gue yang paling keren special effect-nya) sampai akhirnya bertarung satu lawan satu sama Sammael.
Gabriel kelimpungan juga melawan musuh terakhir yang sama sekali ga diduganya ini apalagi dia sempet ragu-ragu sama keyakinannya sendiri.
Endingnya? Well...tergantung dari sudut pandang masing-masing penonton nih, tapi buat gue sih sad ending.
Kayaknya ga ada setting siang hari di film ini. Trus jangan pernah ngebayangin para malaikat itu pake halo dan sayap sementara iblisnya punya tanduk dan perang pake trisula. Di film ini, secara fisik mereka adalah manusia yang hidup di amburadulnya peradaban modern (gimana gta amburadul kalo isinya cuma narkoba, hedonisme atau prostitusi doang?), makanya senjata yang dipakai pun ga ada yang primitif : pistol,revolver, trus itu senapan yang pelurunya sampai bisa dibikin kalung, pokoknya paling katrok pake pisau.
Lepas dari masuk akal atau ga. Film ini menggambarkan betapa sulitnya perjuangan sebagai seorang manusia karena ia begitu kompleks. Perpaduan akal,pikiran dan nafsu yang harus dikendalikan secara bijak dimana para malaikat sendiri kesulitan melakukannya. Para malaikat ini dibikin pusing tujuh keliling tuing-tuing karena tidak terbiasa dengan rasa takut, marah, dendam,cinta yang dimiliki manusia, tapi tak pernah mereka rasakan saat sebagai malaikat. Bahkan ada scene dimana Gabriel 'ML' sama Jade (Amithiel), malaikat yang ga bisa pulang ke surga karena sayapnya dipatahin iblis (Yahh..jujur aja, pas adegan ini gue berpikir, "mungkin itu ya perlunya nikah.." ha..ha..ha...100X). Malaikat kok 'ML'?!!! Well...ini kan cuma film...

Menurut gue sih walau manusia itu mortal, tapi kita patut bersyukur karena dianugrahi hal-hal lain selain keabadian, seperti cinta atau rasa lapar..(hellowww...walau bagaimanapun, malaikat ga bisa ngerasain enaknya 'peking gold pizza', ayam goreng, telor ceplok atau bahkan nasi goreng yang sedikit gosong sekalipun!!! So..kita harusnya bener-bener bersyukur kalo masih bisa ngerasa bahwa sambal terasi buatan nyokap itu enak!!)





Read More.. 2 komentar

History of my blog

Hal pertama yang terlintas di pikiran gue saat mulai bikin blog ini adalah : ' Mau bikin blog macam apa nih? '.
Kemudian, setelah bertapa di bawah pancuran kamar mandi selama berjam-jam diiringi gedoran dan nyanyian merdu ibu gue yang liriknya sederhana : ' Plis, -kependekan dari CUPLIS,panggilan kecil gue- kamu tuh mandi apa njerum? ' (Njerum=berendam dan diam ala kerbau yang mandi di kali), akhirnya dapat wangsit juga.
Pada dasarnya gue ini bukan tipe orang yang serius,tapi setelah menghabiskan 2 tahun penuh sebagai penghuni kelas IPA dan 1 tahun berhabitat di fakultas teknik bkin gue kebawa arus untuk serius. Blog ini bisa dibilang sisi laen gue dan hal-hal yang gue sukai. Karena hal-hal inilah gue hampir ga pernah stres karena mereka membuat gue santai dan tertawa.
Rencananya sih blog ini gue bikin untuk mereview film-film yang menurut gue bagus, film2 keren tapi ga terlalu beken ato justru yang amburadul yang pernah gue tonton.
Gue juga pengen bikin ulasan tentang buku-buku fiksi (terutama komik) yang pernah atau lagi gue baca.
Ga cuma itu, gue akan posting semua hal yang bikin gue seneng gila-gilaan!! Karena itulah hal yang paling gue kuasai dengan pikiran gue yang setingkat protozoa!! Read More.. 0 komentar